RSS

youtube: Naiko Chanel

click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Posting Pertama Setelah Menghilang 3 Bulan


Lama tak bersapa teman-teman!
Hmm... Setelah hampir 3 Bulan aku tak muncul dalam blog ini. Saking sibuknya, jadi belum ada waktu untuk menulis kembali. Tapi, hari ini, sebelum menghadapi UAS, aku berusaha menyempatkan waktu untuk menulis lagi. Meskipun masa aktif modemnya cuma satu hari satu malam. haha 

Okelah, mari kita berbagi pengalaman lagi. he

Yups, seperti yang dibilang ditulisan sebelumnya, pada bulan Maret lalu, aku pergi ke Malaysia mengikuti program pertukaran pelajar UNPAD-UM. Hampir empat minggu saya disana. Sungguh, kegiatannya sangat padat sekali. Meski di hari pertama seperti tak ada respon sama sekali dari pihak UM-nya, namun dihari-hari setelahnya kegiatan kami sangat padat sekali. Dimulai mengikuti kelas, sampai latihan untuk farewell party. 

Hmm.. Bagiku mungkin ini adalah pengalaman pertama kalinya ke luar negeri. Meski itu adalah negara tetangga (tidak terlalu jauh dari negara kita), tapi sungguh pengalaman yang sangat menakjubkan dan berkesan. Ahh... Mungkin kalau ada waktu lagi, aku akan posting tentang beberapa hal unik yang dilakukan di sana. 



Watashi no tomodachi


lama tak berjumpa dengan blog ini. heu..
Yasudah, update awal posting foto dulu buat tugas studi budaya. Karena nggak bisa di copy-paste langsung. :(

Titik 0


Ternyata hari ini aku kembali merasakan hidup dengan derajat motivasi di titik nol. 

Semakin besar, semakin bertambah pula level ujian yang diberikan olehNya. Kalaulah kalian tahu, ingin rasanya aku mengakhiri semua ini. Melayang terbang bebas di udara bersama hembusan angin yang begitu sejuk, melihat indahnya panorama alam, serta berteriak sekeras-kerasnya.

Aku hidup dengan segala keterbatasan yang sudah diatur olehNya. 


5 Variabel Kelulusan SNMPTN Unpad 2014


1). Siswa meliputi nilai rapor, kelengkapan nilai rapor, pencapaian nilai pelajaran dibanding kriteria ketuntasan minimal, nilai ujian nasional, dan prestasi lainnya.

2). Sekolah dengan indikator nilai rata-rata ujian nasional, nilai SBMPTN alumnya, akreditasi sekolah, serta jumlah siswa yang diterima di PTN melalui jalur SBMPTN dan SNMPTN tahun sebelumnya.

3). Prestasi Alumni asal sekolah yang bersangkutan. Penilaian meliputi Nilai Akademik & Non Akademik.

4). Indeks Wilayah dengan mempertimbangkan azas pemerataan.

5). Kebijakan Sistem Penilaian Lokal diserahkan kepada masing-masing PTN

-SNMPTN 2014-

Welcome 2014: Harapan di Tahun Baru, Semangat Baru

しねん あけましょか、おめでとうございます。
Selamat Tahun Baru 2014.

Morning, everyone!
Hmm.. Tak terasa ya, setelah kita mengalami gara-gara isu "kiamat 2012" (hahaha) serta kegalauan di 2013, akhirnya tiba juga pada tahun yang baru, 2014. Hmm.. dan? Bertepatan dengan "Rebo kasan" (tradisi islam: salah satu tradisi tolak bala). Setelah semalam orang merayakan tahun baru 2014, kini orang-orang Islam sedang melaksanakan shalat dan dzikir di Masjid untuk tolak bala (menolak bencana yang datang pada kita, baik pada perorangan maupun pada kelompok dan negara). Masing-masing orang (keluarga) membawa dupi (beras yang dikukus, dibungkus dengan daun kelapa) serta lepet (alias sejenis makanan yang terbuat dari beras, ada kacangnya, dibungkus dengan daun pisang). 

Sayangnya, hari ini aku sedang berhalangan untuk pergi ke Masjid.
Padahal ingin sekali rasanya aku bersapa lagi dengan teman-teman kampung. Meski rasanya tidak seperti dulu lagi (karena mereka sudah menikah dan punya anak), tapi aku merindukan mereka. Heuheu.. 

So? Hari ini aku hanya menikmati keindahan rumah. Duduk diem di rumah. Mau pergi ke teman, cuaca dan keadaan badan tidak mendukung. Kemarin aku pulang malam dari Bandung. Rasanya badan ini remuk, karena kemarin aku harus bulak-balik nangor untuk mengambil data. Dannnn? Tahu nggak? Datanya tidak ditanyakan sama sekali. Sial! Heuheu. tapi yasudahlah ya, yang penting sekarang aku sudah melewati perjuangan pertamaku untuk pergi ke dunia luar. 

Satu do'a yang ingin kumantapkan padaMu, Tuhan. 

Di tahun baru ini, aku ingin Engkau memantapkanku padanya, kalaulah memang ia yang terbaik bagiku. Kalau tidak, mohon berikan petunjukmu pada hamba, hingga aku bisa memutuskan yang terbaik tanpa menyakiti siapapun. 
Kedua, aku mohon Engkau memberikan satu jalan padaku. Tentunya jalan menuju rahmatMu. Aku sangat ingin bergabung dengan orang-orang yang Engkau cintai. 
Ketiga, aku ingin menggapai kesempurnaan imanku. 
Menjadi yang terbaik diantara yang paling baik, itulah keinginanku. Semoga hari ini menjadi awal langkahku dalam menggapai RidhoMu, setelah sekian lama aku mengabaikan perintahMu. semoga aku menjadi lebih baik. Tuhan, tolong jaga kecantikanku. Jauhkan aku dari apa yang Engkau larang. Jauhkan aku dari apa yang membuatMu marah padaku. Jauhkan aku dari segala hal yang menjauhkanku dariMu. 
Amiinnn...

Coretan Terakhir di Tahun 2013

Pagi semua,
Hmm.. Rasanya ini akan menjadi tulisan terakhir di tahun 2013. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menghasilkan banyak tulisan, sekarang berbagai kesibukan menghadang, membuatku terhambat dalam menulis. Tapi tak apa, setidaknya aku masih bisa menuliskan sedikit cerita-cerita perjalanan hidupku selama satu tahun di tahun ini. 

Hmm.. di tahun ini, aku dihadapkan dengan berbagai pilihan yang sangat sulit, berbagai hambatan datang, masalah pun tak lupa selalu menghiasi warna-warni kehidupan. Tapi aku bersyukur, karena Tuhan masih memberikan nikmatNya, padaku. Meski rasanya aku belum bisa berbuat yang terbaik untukNya. Terkadang aku masih khilaf dalam menjalankan perintahNya. Tapi aku selalu berusaha tuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Tahun ini, merupakan tahun yang paling horor. 
Entah mengapa? Rasa yang mengendap dalam hati ini mendorongku untuk menjadi pribadi yang baru. Disebut sebagai pelarian? ya, mungkin itu pelarianku. Tak peduli anggapan orang seperti apa. Yang penting, aku hanyalah aku. Bukan orang lain. 
Di tahun ini, aku belajar mengabaikan apapun yang menjadikanku lemah. Bahkan terkadang aku harus mengabaikan orang lain untuk mencari apa yang kumau. Ya, itu sebabnya aku menyebutnya sebagai tahun paling horor. Karena aku melakukan apa yang belum pernah aku lakukan. Aku tak mempedulikan apa yang sebelumnya aku pedulikan. Tapi aku selalu mendengar apa yang mereka katakan sebagai kritikan yang menjadikanku lebih baik. Selanjutnya, kuabaikan dan menjalankan solusi dari setiap kritikan tersebut. Akupun selalu mendengarkan nasehat tersurat dan tersirat dari teman-teman terdekatku. Terima kasih teman, karena kalian aku tidak pergi seutuhnya. Meski aku hanya aku. Tapi aku tidak "pergi" menjadi aku yang sesungguhnya "berubah". 


Tahun ini, tahun paling romantis. 
Dimana kehangatan orang tua yang tak pernah kudapatkan, kini kurasakan. Begitupun kehangatan darinya yang menciptakan kehangatan di keluargaku.
Sebelumnya aku tak pernah merasakan keindahan serta kehangatan dari keluarga. Sikap acuh tak acuh dari dulu selalu menghiasi kehidupan rumah kami. Mereka sibuk dengan berbagai aktivitasnya, akupun menyibukkan diri dengan segala kegiatanku. Namun, terkadang, akupun merindukan kehangatan dari keluarga. Dan akhirnya aku mendapatkan tutor terbaik dalam hidupku. Ia mengajarkan segala hal tentang kehangatan. Bahkan ia pun mampu menyulap keadaan keluargaku yang awalnya hidup masing-masing. Sekarang, orang tuaku selalu menyisakan waktu untuk sekedar ngobrol atau melepas rindu. Walau hanya satu jam di malam terakhir aku berada di rumah. Tapi mereka selalu menyisakan waktunya untukku. terima kasih. Sungguh, kalian memberikanku kembali energi yang telah hilang itu.


Tahun ini, tahun yang paling membahagiakan. 
Dimana aku dinyatakan lolos mengikuti pertukaran pelajar ke University of Malaya. 
Meski hanya modal nekat yang kupunya. Tapi aku selalu yakin akan apa yang kuinginkan. Aku yakin, Alloh selalu memberikan jalan pada setiap langkah. Selama itu di jalan yang benar.


Sungguh, warna-warni kehidupan menyertai setiap alur hidupku. Meski lemah, tapi tak pernah lemah itu menjadikan hambatan menuju puncak tertinggi mimpiku. Di tahun yang akan datang, aku berharap aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kuharap bisa berjalan dengan kokoh disetiap jalan dengan hambatan yang berbeda. 

Daaaan inilah target tahun depan :
- Lebih baik dalam segala hal
- Harus sudah ngambil UP (Usulan Penelitian)
- IPK lebih baik
- Novel Terbit
- Go to the world
- Belajar bisnis/kerja
- Menjadi lebih dewasa


Hmm.. apa lagi ya?
Sementara itu aja dulu deh. Target selanjutnya nyusul :)

Rabu Malang : Paspor Melayang

Rabu malang. 
Hari rabu kemarin aku pergi ke kantor imigrasi dengan niat membuat paspor. Karena mendengar dari pamanku, bikin paspor itu seharga Rp 600.000,- karena bukan orang Bandung, akhirnya aku melampiaskan rasa penasaranku dengan pergi langsung kesana. Pasalnya, ketika aku lihat di blog-blog orang yang sudah membuat paspor, kemudian di website kantor imigrasinya juga tak semahal itu. Paling sekitar Rp 250.000 atau Rp 255.000,- an. Meskipun di kantor imigrasi pusatnya tercatat Rp 200.000. 
Karena uang yang pas-pasan, akhirnya aku memberanikan diri untuk pinjam motor teman. Padahal sebelumnya aku belum pernah mengendarai motor ke daerah Bandung. Paling naik bus atau diantarkan saja. hahaha... 
Lagi-lagi modal nekad. Tak apalah ya? 
Dan? Sayang! Karena jalan menuju Cicaheum itu macet, akhirnya aku mengambil jalan ke Soekarno-Hatta, yang sama sekali aku tidak tahu. hahaa.. Tapi untung sebelumnya aku lihat google map, jadi tidak terlalu blank lah. Setelah hampir sejam setengah, akhirnya aku sampai di tempat tujuan. 
Daaaaaaaaaannnnnnnn???????????? ternyata nomor antriannya abiiiiisssss... Tinggal yang online saja. Padahal aku nggak bawa laptop. 
heuheuheu...
Berbagai ekspresi orang muncul disana. Ada yang merenung di depan parkiran motor, mondar-mandir tak karuan, ada juga yang marah-marah karena tidak mendapatkan nomor antri. Ia masih tak percaya, padahal disana memang ada baligho yang menjelaskan tentang hal tersebut. Jadi sebenarnya tiap hari itu dibatas cuma 250 orang untuk biasa dan 250 orang untuk daftar online.
Sebelum pulang, aku berdiri dulu di depan pintu. Aku bingung harus melakukan apa lagi. Pasalnya, uangku pas-pasan. Ingin beli minum pun aku tahan, karena kalo dibelikan minum, untuk beli bensin nggak ada. Haha..
Kalo dipikir-pikir, hidupku itu memang selalu penuh dengan modal nekad saja. Sebelumnya, aku memutuskan kuliah dengan modal nekad, dan sekarang aku ikut student exchange pun nekad. Tapi, Alloh memang selalu memberikan jalan bagi hambaNya. Disetiap ada kemauan, pasti terdapat jalan disana. Meski sebenarnya akupun harus mempersiapkan uang untuk KKN. Tapi, aku selalu berdo'a, semoga Alloh memberikan yang terbaik bagiku dan memberikan kemudahan bagiku.