It's Me!

click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Menulis itu Obatku

Write, write and action!
"Mungkin hanya, lewat lagu ini akan kunyatakan rasa cintaku padamu, rinduku padamu tak bertepi"
Pagi-pagi udah nge-galau. wkwkwkw
Tapi biarlah......
Obat stres ya kan?

Menulis?
Bagiku menulis merupakan sebuah obat yang manjur untuk menghilangkan rasa stres.
Aku menuliskan untaian kata ini, semata hanya untuk menghilangkan rasa stres serta kebosananku terhadap dunia. Dunia yang penuh dengan kebohongan. Lebih baik aku hidup dalam sebuah dongeng dari pada aku hidup di dunia yang sebenarnya tetapi seakan menjadi panggung bagi mereka aktor cerita. 

Hidupku memang labil. Wew apa itu labil? haha

Dengan menulis, semua hal yang menjadi belenggu dalam benak ini seakan menghilang tanpa jejak. Write, write and write..... Menulis itu bisa menjadi obat ketika kita menuliskan semua hal yang berbau positif. Namun ketika kita menuliskan sesuatu hal yang bersifat negatif maka tulisan itu tidak akan menjadi obat. Yang ada tulisan itu akan membawa kita kembali kedalam plot yang negatif. 
Seharusnya, bila kita sedang berada dalam keterpurukan, maka yang dituliskannya itu bukanlah hal-hal yang negatifnya. Tetapi kita harus mengambil terlebih dahulu akan manfaatnya. Dengan demikian, ketika kita membaca kembali tulisan kita, maka kitapun akan terobati dengan tulisan-tulisan itu. 

Aku juga menemukan hal ini ketika aku menuliskan semua hal yang aku alami semuanya. Dan memang benar, ketika aku menuliskan hal-hal yang negatif dari pengalaman hidupku, maka secara otomatis ketika kita kembali membaca tulisan itu, kita akan dibawa kembali kedalam plot yang negatif sehingga membuat kita merasa terpuruk kembali. Namun sebaliknya, ketika aku menuliskan hal-hal yang positif dari semua pengalamanku maka yang dibawakan oleh tulisanku itu adalah aroma positif yang membawa ketentraman.

Biasanya, aku menulis untuk orang lain. Bukan untuk diriku sendiri.
Karena aku ingin orang lain tahu, bahwa hidup ini penuh dengan warna serta hikmahnya.


0 komentar:

Poskan Komentar