It's Me!

click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Setiap Ada Kesulitan Pasti Ada Kemudahan



...........Sekuat apa keinginan kita, maka selama itu bersifat positif Alloh pasti akan mengabulkannya.........
Itulah yang selama ini aku pikirkan. Dulu, tak pernah kupikir untuk melanjutkan sekolah karena berbagai keterbatasan yang melanda keluarga kami. Namun, untunglah aku hidup di lingkungan sebuah keluarga yang peduli dengan pendidikan. Saat itu, aku barulah masuk kelas satu SMA tapi aku sudah ditanya tentang studi ke perguruan tinggi. Dengan polos aku menjawab, “ah teu terang atuh bu, bingung[1]”. Sontak mendengar hal itu, ibu pesantrenku langsung marah.
“Jangan bilang seperti itu! Seharusnya kamu punya cita-cita, siapa tahu Alloh mengabulkan cita-cita kamu” Dari sana aku mulai berpikir. Setiap hari, kupikirkan jalan selanjutnya. Aku membuat sebuah peta hidup, sebenarnya aku sudah mempunyai peta hidup sejak SMP. Namun peta itu sepertinya harus disempurnakan dengan beberapa target yang akan kucapai selama hidupku.
Sejak itu, barulah aku mulai mengukir cita-cita setinggi langit. Salah satunya adalah ingin menjadi seorang novelis internasional. Aku juga ingin menjadi seorang duta besar di jepang. Karena waktu itu aku belajar bahasa jepang dan mulai mencintai bahasa jepang.
Saat kelas 3 SMA, semua keluargaku tidak mengijinkan aku untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi negeri. Namun tekad yang kuat serta do’a yang selalu ini aku panjatkan pada Tuhan, ternyata di dengarNya. Aku berhasil lolos ikut beasiswa bidik misi yang diselenggarakan oleh kementrian pendidikan nasional (Kemendiknas).
Nah, yang ingin aku sampaikan pada kalian teman-temanku.....
Jika kalian percaya maka kalian akan berhasil. Aku selalu menerapkan semua ilmu yang diberikan ketika aku mengikuti training motivasi. Biasanya mereka menekankan sebuah kekuatan pikiran. Sesuatu hal yang kalian inginkan akan tercapai jika kalian yakin akan berhasil untuk mencapainya.
Nah, dalam kehidupan sehari-hari. Akupun menerapkannya. Walaupun tidak ada dukungan sama sekali dari keluargaku, aku selalu berusaha memotivasi diri. Aku menuliskan  beberapa cita-cita terbesarku di dinding kamar. Dinding-dinding kamarku penuh dengan tulisan-tulisan jepang, tulisan motivasi, catatan prestasi selama beberapa tahun dari pertama aku mengikuti lomba sampai sekarang, sampai dengan tulisan “Selamat datang di kamar mahasiswi universitas padjadjaran-sastra jepang”.
Setiap orang yang melihatnya mungkin akan menganggapku sebagai orang yang aneh pada waktu itu. karena aku masih duduk di bangku SMA. Tapi itu adalah salah satu trik afirmasiku. Dengan begitu, setiap aku masuk ke kamar. Maka aku akan melihat tulisan yang secara tidak langsung memberikan sebuah energi dahsyat tersebut. dengan kekuatan do’a dan kepercayaan, Alloh ternyata mengabulkan keinginanku yang tersirat dalam tulisan itu. Tapi ternyata Alloh memberikan yang lebih baik, aku masuk di jurusan hubungan internasional tapi di universitas yang sama, universitas padjadjaran.
Teman, jangan takut dengan masalah uang! Uang itu bisa kita akali..... jika kalian tahu, akupun masuk ke perguruan tinggi ini hanya bermodalkan nekad saja. Tak punya uang sepeserpun.  Begitupun saat aku masuk SMA, aku tidak punya uang sepeserpun. Tapi dengan tekad serta niat yang baik, ternyata alloh selalu memberikan jalan untuk hambaNya. Ingat teman, setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan.... jika kita menghadapi satu kesulitan, maka dua kemudahan yang akan datang kepada kita. hidup itu harus penuh dengan semangat yang tinggi... Kalian jangan ingin hidup terus menerus dalam lingkaran setan. Kalian lahir untuk menghapuskan lingkaran itu, ingatlah teman.
Kalian lahir untuk menjadi seorang pemenang, YOU BORN TO BE A WINNER!
Sekarang luruskan niat kalian terlebih dahulu, percayalah bahwa Alloh akan memberikan semua yang kita inginkan jika kita memang benar-benar percaya bahwa kita bisa menggapainya. Tapi jangan hanya percaya saja, tapi kalian juga harus berikhtiar tentunya. Ok?
Jika teman-teman masih ragu dengan apa yang teman-teman pikirkan sekarang, teman-teman bisa sharing dengan kami. Siapa tahu kami bisa membantunya.... J
Semangattttt.............
Masukan video.......


[1] Ah ga tahu bu, bingung. (Bahasa Sunda).

Catatan Silam 1



Hidup di dua dunia itu tenyata berbeda. Tatkala hidup di dunia hitam, rasanya gersang tak ada arah tujuan, sedangkan hidup di dunia yang putih rasanya tenang dan damai.
Kemarin, baru saja ku buka lembaran demi lembaran yang menjadi bukti hidupku di dunia hitam. Terkadang aku tersenyum sendiri dengan tulisanku sendiri, namun terkadang aku juga merasa malu karena tulisanku yang begitu jelek. Hihihi
Aku hidup di dunia putih selama beberapa tahun. Sejak itu, sejarah mulai mencatatku.
Kali ini aku akan menceritakan beberapa tulisan masa silamku.....
*************satu***********
Ahahah.... aku menemukan kalender kecil dalam buku biruku, isinya adalah setumpuk kegiatan yang sudah aku jadwalkan disana.
Ini dia salah satunya :
Bulan Mei
M
S
S
R
K
J
S




1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
NOTE: 26 praktek KTK & agama
            27 praktek sunda
Tgl     : 5-8 Ujian Nasional
            28 praktek komputer dari jam 7-10 (e-mail) LKS hal 14 dibuat tabel dikirim ke bapa
            19 agama & PKN
            20 Libur
            21 IPS dan TIK
            22 Sunda dan kesenian
Nah ini diiiiiaaa... hehe
Ini memang kebiasaanku sejak SMP. Ini juga salah satu jadwal kegiatanku pas SMP lhoooo.... Semua kegiatan dari a-z aku tuliskan di buku kesayanganku itu. dan sekarang saat kubuka, aku jadi bangga akan diri sendiri sekaligus kesal. Ahahaha...
Soalnya dulu aku pernah simarahin sama semua guru yang kenal sama aku gara-gara nilai TO-ku kosong semua. Waktu itu, aku dipanggil sama mereka, kemudian aku dimarahi deh.. Padahal serius deh, aku ngerjainnya juga bener kok (PD.hahaha). terus sebelumnya aku juga menghafal kok. Tahu nggak sobat, guru-guruku itu sempet kecewa lhoooo... biasanya kan aku aktif di kelas, makannya saat mereka mengetahui nilai TO-ku kosong smuanya, maka secara otomatis mereka langsung sinis padaku. Waktu itu aku sampai menangis gara-gara itu, tapi untung saja ada guru yang baik hati. Ia memeriksa hasil ujianku secara manual. Dan ternyata aku lulus kok, Cuma itu masalah penaku saja yang kurang bersahat, akhirnya tidak terdeteksi deh.hihihihi.......
Sungguh pengalaman yang mengejutkan, wawwwww????

Hidup dengan Ikhlas dan Syukur



Walahhhh... kangen ngeblog eum...
Beberapa lama ini kita tak bersua ya?hehe
Kali ini, aku menemukan beberapa makna kehidupan yang sesungguhnya. Hampir 20 tahun aku hidup di muka bumi ini, tapi belum pernah aku merasakan sebuah kemudahan yang tanpa melibatkan harta kekayaan.
Hari ini aku sedang merenung sendiri. Dikesunyian malam, tanpa keluarga dan sanak saudara. Ku renungi hidup ini.
Teman, hidup itu tak terlepas dari bersyukur. Tatkala kita lebih banyak bersyukur maka Alloh juga akan menambahkan kenikmatan kepada kita yang tak terhingga. Jadikan semua pengalaman hidup itu sebagai pelajaran yang menyenangkan, karena jika kita menganggap semuanya itu sebagai pelajaran bagi kita, maka semua hal akan terasa sangat indah.
Terkadang aku berkaca dari hidupku sendiri. Ketika aku menjalani sebuah perjalanan hidup dengan ikhlas dan menjadikan semuanya pelajaran, maka hidup ini terasa lebih nikmat. Apalagi jika diserrtai dengan penuh rasa syukur. Setiap hal yang terkadang sakit pun ternyata menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga.
Maka, hiduplah dengan tenang dan damai teman!
Hiduplah dengan syukur dan ikhlas... maka semuanya akan terasa indah.

Presenting? Dunia Baru yang Kuminati


Hmm... setelah terjun ke dunia jurnalistik, rasanya sekarang aku mulai ingin belajar lebih jauh. Aku mulai menikmati bagaimana indahnya menjadi seorang jurnalis. Bahkan kemarin, sempat terpikir bahwa aku ingin menjadi reporter di media yang benar-benar sudah mempunyai nama di masyarakat.
Berbicara seperti itu, bukan berarti aku tidak menghargai apa yang selama ini aku kerjakan. Namun ada sedikit rasa ingin mencoba terjun ke dunia lain. Reporter, sebuah profesi lain yang sekarang aku gemari. Tahun depan, aku bermaksud untuk membeli sebuah kamera supaya aku bisa terlatih dan bisa benar-benar menjadi seorang reporter yang sesungguhnya bukan hanya seorang reporter lepasan saja. Amiiinn......
Selain senang dengan dunia menulis, aku juga senang dengan dunia komunikasi (Wah, wah... bisa-bisa aku berubah jalur). Heheh Tapi semoga saja tidak, sekarang aku juga sedang menggeluti dunia presenting. Sejak SMP, aku memang terkenal aktif di sekolah. Namun, aku benar-benar menjadi seorang aktivis itu di SMA. Aku berani mengemukakan pendapat, pokoknya aku senanglah jika tiba saatnya pelajaran berbicara. (bersyukur ternyata aku bisa masuk jurusan bahasa). wew ah. ...
Biasanya di sekolah aku dikenal sebagai seorang bocah yang gemar mengaji, tapi dilain hal aku juga sering disuruh untuk menjadi pembawa acara. Terakhir menjadi presenter itu di acara temu akbar bidik misi. Ya? Itu merupakan acara pertamaku di kuliahan. Kebetulan waktu itu teman-temanku sedang bingung mencari presenternya, akhirnya aku memberanikan diri untuk kembali tampil kehadapan umum setelah lama tidak muncul di depan umum. Hehehe
 Semoga aku menjadi seorang presenter yang baik dan profesional.... hihihihi.... amiiinnn.....
*this is my new destiny