It's Me!

click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Hal yang Tak Bisa Dilupakan di SMA

Nunggu buka puasa, lihat-lihat buku biru berjudul "Memorial Book 2011". Hmm.. Jadi kangen guru-guru di SMA. 
Hal yang paling tidak bisa dilupakan sampai sekarang adalah :

  1. Nggak pernah keluar kelas kecuali laper!

    Kalau diingat-ingat pengen ketawa juga sih sebenarnya. hahahaha... Waktu kelas satu, aku masih meratapi nasib. Nggak mau masuk di sekolah tersebut. Maunya di SMAN 1 Garut. hihihi... Sampe-sampe males bergaul dengan yang lain coba. 
    Pertama kali masuk, tepatnya pas MOPD, aku selalu diantar oleh kakak kelas. Karena kebetulan ada kakak kelas yang sekamar denganku di pesantren. Hmm... Karena mereka biasanya berangkat siang, maka akupun berangkat siang. Dengan janji akan diantar sampai kelas oleh mereka. Hahahaha.... 

    Kata orang, pas pertama kali aku masuk ke kelas, tak pernah ada senyum yang terlintas di wajah. Pokoknya nggak ceria lah. Nah, aku itu keluar kelas kalau mau makan saja. Kalau nggak, diem aja di kelas. Saking malesnya. :D
    Hmm.. Kalau masih ada fotonya, pasti kelihatan culun banget banget bangeeeeeet....
    Soalnya temen kosku yang dulu pernah sekelas dari kelas satu sampai kelas tiga, selalu bilang kayak gitu. Ia selalu tertawa terbahak-bahak ketika menceritakan hal tersebut. 

    2. Ujug-ujug dicalonkeun jadi ketua OSIS

    Entah darimana ceritanya, tiba-tiba pas lagi duduk di depan kelas, ada anak MPK yang lagi sosialisasi buat calon ketua OSIS. Terus karena kebetulan aku dan Tissa (Teman kelas) termasuk pengurus IPMA (Ikatan Pelajar Masjid Nur atta'lim), anak MPK tersebut minta perwakilan calon dari organisasi tersebut. Eh, dasar... Temenku yang satu ini tiba-tiba nyeletuk "Ini teh, dia aja yang jadi calon dari kami" 
    buset dah. Aku udah nolak beberapa kali. Tapi dia tetep nyalonin aku cobaaaaa.... Haha 
    Nggak kebayang kan, dari yang awalnya diem banget (waktu kelas satu), tiba-tiba kelas dua dijadikan calon ketua OSIS. hahaha... Ya panteslah kalah! wkwkwkwk... 
    Awalnya ada 10 kandidat calon Ketua OSIS tersebut, tapi diseleksi lagi. Yang lolos itu, Lusi (sebagai perwakilan dari kelas IPS), Insan Kamil (perwakilan dari kelas IPA), dan aku dari kelas bahasa. HAHAHA
    Sumpah! Pengen ketawa banget. Akhirnya, aku menjabat jadi Ketua 1, Lusi Ketua Umum, dan Insan Ketua 2. 
    Hmm.. Tapi lumayan lah. Dari sana aku kan jadi dikenal oleh semua guru. Dan alhamdulillah bisa dekat dengan mereka sampai sekarang. 

    3. Debat dengan guru Agama sampe NANGIS!!!

    wow! Serem juga kali ya? ahahaha... Ceritanya, kami harus mengiri buku Ramadhan. Nah, nah, nah, aku nggak ngisi beberapa kolom baca Qur'an. Alasannya adalah karena haid. Tapi, karena kami berbeda faham. Alhasil kami berdebat. Tak ada satu temanpun yang membantu aku. Mereka hanya terdiam. Tak ada kata. Mereka tertunduk. Aku sampai nangis membela diriku sendiri. 
    Ya, gimana nggak nangislah. Orang aku sampai dibilang sesatlah, inilah, itulah. Ampuuuuun! Baru pertama kali deh dapet guru se-spesial ini. 
    Setelah itu, aku nggak pernah mau ngomong lagi dihadapan guru tersebut. Ia pun heran melihat aku yang awalnya aktif di kelas, kini tidak berkicau sama sekali. Waktu diabsenpun aku tidak menjawab. Karena jelas, ia pasti tahu padaku. Dan aku tidak perlu menjawabnya. Terlanjur sakit hati. Tak peduli nilai apapun yang akan diberikan padaku. 
    Pernah ia bertanya padaku kenapa aku bersikap seperti itu padanya, tapi aku tidak menjawabnya. 

    Hadaaaaah! DAsar ya! Kalau dipikir, aku kasar juga ya sama guru. hihihi Abisnya baru nemu sih guru yang fanatik sama muridnya. heuheuheu

    4. Berantem dengan temen sebangku gara-gara aku nggak ngasih informasi beasiswa padanya. haha

    5. Nangis dikelas -menggegerkan teman-teman- karena aku tidak bisa mengikuti seleksi masuk PTN dengan cara PMDK atau SNMPTN Undangan. Tapi untungnya ada guru yang baik hati dan memperjuangkan aku supaya bisa ikut seleksi tersebut. hohohoho... Malu sih sebenarnya, tapi dia yang nawarin diri untuk menyelesaikan semua urusanku tersebut. 

    6. Dapet nilai 35 di pelajaran olahraga

    7. Ada 2 guru yang nggak percaya dan nggak yakin kalau aku bisa masuk HI

    masih ingatlah itu mah. Sakit hati juga sih sebenarnya. Mereka kayak yang nggak percaya aku bakalan bisa masuk ke jurusan tersebut. Mereka malah membanggakan anak-anaknya yang sudah bisa ngomong bahasa inggris sejak SMA. Hmm... 
    Tapi ternyata Alloh sayang sama aku. Aku berhasil menembus HI UNPAD. Darisana, aku bersyukur sekali. Ya setidaknya aku bisa menghapus ketidak percayaan mereka terhadapku. 
    Alhamdulillah, dari sana. Mereka percaya padaku dan memberikan selamat juga. Haaaaaa kangen jugaaaaaaaa


    Hmm.. apa lagi ya?
    Banyak lah pokoknya. sumpah kangen kangeeeeeeen banget sama semua guru di sekolah. 
    Heuuuu... Semoga aku bisa dipertemukan kembali dengan mereka. Amiiin....
    Pokoknya hari libur sekarang, pulang deh. Kangennya udah kangen beraaaat. Udah hampir setahun nggak kesana lagi. -_-



Jadi, Setuju atau Tidak?

Hmm.. Greget juga kalo denger dua kata tersebut. 
Pasalnya, kini beberapa ormas sibuk mencari taktik gimana caranya supaya ajang tersebut dibatalkan. 

Kalau dilihat dari agama, menampilkan aurat itu memang tidak boleh. Okelah, kalau misalnya ada yang menolak dengan berdasarkan hal tersebut.
But, Sumpah! Betapa tersentaknya hati ketika membaca tulisan salah satu pegawai MNC yang menyaksikan langsung kejadian demo yang dilakukan oleh FPI (Lihat :Opini dari Saksi Mata Mengenai Demonstrasi Sebagian Ormas Islam Terhadap MNC Group). Terus, pengen ketawa juga ketika baca “Acara Miss-missan di Indonesia sekarang memang tidak memakai bikini, katanya memakai kebaya, masa iya Miss-missan tersebut memakai kebaya, miss world kok pake kebaya, di mana2 miss world itu pakai bikini!”. 
Aku pikir, "Jadi maksudnya apa gitu?" 
Kalau ucapannya kayak gitu, berarti setuju kalau misalnya Miss World itu pakai Bikini. hihihi... Justru kalau menurut aku baguslah. Ada perbedaan. Nggak selalu harus pake bikini. 

Dibatalkan atau tidak? Kalo aku pikir sih, kenapa juga harus dibatalkan. Toh tidak pakai bikini kan? Malah pakai kebaya. Heu! Emang sih ya, kalau misalnya kita lihat dari segi agama, ya itu memang aurat. Tapi apa kita juga harus membiarkan negara kita tetap seperti ini? Okelah ya, kalau misalnya ada yang bilang "Ngapain mikirin negara, negara juga nggak mikirin kita". But, heloooo.... Stop thinking like that! Sampai kapan kita akan acuh terhadap negara kita? Siapa yang akan memperbaiki negara kita kalau misalnya kita terus beranggapan seperti itu. 

Oke, balik ke permasalah penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia. 

Menurut aku, dengan diadakannya Miss World 2013 di Indonesia, Indonesia setidaknya akan dikenal oleh masyarakat global. Kalo dulu, ketika orang luar ditanya mau liburan kemana, jawabnya ke Bali -bukan Indonesia-. Maka sekarang jawabnya akan ke Indonesia. Karena Bali itu ada di Indonesia. heuheuheu 
Selain itu, Miss World tersebut juga akan membantu Indonesia untuk mempromosikan kebudayaannya. Karena ajang tersebut, sekarang memakai kebaya kan? Ya, siapa tahu, dengan para Miss dari berbagai negara ini memakai kebaya, ada banyak wisatawan asing yang ingin berkunjung ke negara kita untuk mencari kebaya atau sekedar bermain menjelajah Indonesia. 

Hmm, terserahlah ya,  kalian mau menolak atau menyetujui. Yang jelas, ada positif dan negatifnya disana. Kalaupun kalian mau menolak, please, menolaklah dengan halus. Apalagi ormas Islam. Jangan permalukan Islam seperti itu. Kami yang tidak melakukannya pun jadi ikut terbawa.