It's Me!

click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Jadi, Setuju atau Tidak?

Hmm.. Greget juga kalo denger dua kata tersebut. 
Pasalnya, kini beberapa ormas sibuk mencari taktik gimana caranya supaya ajang tersebut dibatalkan. 

Kalau dilihat dari agama, menampilkan aurat itu memang tidak boleh. Okelah, kalau misalnya ada yang menolak dengan berdasarkan hal tersebut.
But, Sumpah! Betapa tersentaknya hati ketika membaca tulisan salah satu pegawai MNC yang menyaksikan langsung kejadian demo yang dilakukan oleh FPI (Lihat :Opini dari Saksi Mata Mengenai Demonstrasi Sebagian Ormas Islam Terhadap MNC Group). Terus, pengen ketawa juga ketika baca “Acara Miss-missan di Indonesia sekarang memang tidak memakai bikini, katanya memakai kebaya, masa iya Miss-missan tersebut memakai kebaya, miss world kok pake kebaya, di mana2 miss world itu pakai bikini!”. 
Aku pikir, "Jadi maksudnya apa gitu?" 
Kalau ucapannya kayak gitu, berarti setuju kalau misalnya Miss World itu pakai Bikini. hihihi... Justru kalau menurut aku baguslah. Ada perbedaan. Nggak selalu harus pake bikini. 

Dibatalkan atau tidak? Kalo aku pikir sih, kenapa juga harus dibatalkan. Toh tidak pakai bikini kan? Malah pakai kebaya. Heu! Emang sih ya, kalau misalnya kita lihat dari segi agama, ya itu memang aurat. Tapi apa kita juga harus membiarkan negara kita tetap seperti ini? Okelah ya, kalau misalnya ada yang bilang "Ngapain mikirin negara, negara juga nggak mikirin kita". But, heloooo.... Stop thinking like that! Sampai kapan kita akan acuh terhadap negara kita? Siapa yang akan memperbaiki negara kita kalau misalnya kita terus beranggapan seperti itu. 

Oke, balik ke permasalah penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia. 

Menurut aku, dengan diadakannya Miss World 2013 di Indonesia, Indonesia setidaknya akan dikenal oleh masyarakat global. Kalo dulu, ketika orang luar ditanya mau liburan kemana, jawabnya ke Bali -bukan Indonesia-. Maka sekarang jawabnya akan ke Indonesia. Karena Bali itu ada di Indonesia. heuheuheu 
Selain itu, Miss World tersebut juga akan membantu Indonesia untuk mempromosikan kebudayaannya. Karena ajang tersebut, sekarang memakai kebaya kan? Ya, siapa tahu, dengan para Miss dari berbagai negara ini memakai kebaya, ada banyak wisatawan asing yang ingin berkunjung ke negara kita untuk mencari kebaya atau sekedar bermain menjelajah Indonesia. 

Hmm, terserahlah ya,  kalian mau menolak atau menyetujui. Yang jelas, ada positif dan negatifnya disana. Kalaupun kalian mau menolak, please, menolaklah dengan halus. Apalagi ormas Islam. Jangan permalukan Islam seperti itu. Kami yang tidak melakukannya pun jadi ikut terbawa. 

0 komentar:

Poskan Komentar