It's Me!

click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Pola Kalimat (Lanjutan 3 Golongan Kata Kerja)

Minna, setelah lama tak berjumpa. Akhirnya aku menyempatkan diri untuk melanjutkan pembahasan ini. Aduuuhh,,, Gomenne! Akhir-akhir kemarin aku terlalu sibuk untuk menulis dan kuliah. Well, kali ini kita lanjutkan pembahasan..

Nah, kemarin kan udah bahas tentang kata kerja glongan ke satu sampai tiga.Sekarang kita coba masukan kata kerja tersebut kedalam sebuah pola kalimat. And, pola kalimat sekarang adalah mengenai kegemaran. Eh, ngomong-ngomong kosa kata tentang kegemaran ini sudah diberikan nggak ya?  Kalau belu belum, ntar aku update deh..

Oke! Hajimemashou.... ^_^

POLA KALIMAT 
~ の が すき です。
Nah lambang ~ tersebut diisi dengan kata kerja bentuk kamus. Tahu kan kata kerja bentuk kamus yang mana??? Itu looo yang うつるぶぬむくぐす。Hayooo siapa yang lupa lagi?

Ehm, sekarang kita beri contoh ya!
① わたし は え を かくのが すき です。
② わたし は うたうのが すき です。

Cung yang tahu artinya??? :)
Nah, kenapa disini memakai kata kerja yang bentuk kamus kemudian ditambah no??? Ada yang tahu? Ya, pada pola kalimat ini bentuk kata kerja yang kita gunakan itu bukanlah yang kata kerja yang sesungguhnya. Akan tetapi kata kerja yang menjadi kata benda. Ngerti nggak maksudnya? 
Seperti contoh yang pertama : Saya suka menggambar. Artinya, menggambar disini bukanlah menggambar dalam arti kata kerja. Akan tetapi sebuah ungkapan saja (kata benda) yang tidak sedang dilakukan. Sehingga haruslah pakai no. 

Contoh percakapan :
山田 : エコ さん、 あなた は バンドン へ あそぶのが すきですか。
エコ : はい、すきです。 
山田 : そうですか。

Gimana? Ada yang ditanyakan?

Kalo nggak, lanjut ke pola kalimat ke 2.
KEGIATAN YANG SEDANG BERLANGSUNG

~は~ています。

Well, karena nggak ada yang nanya, kita lanjut ke pola kalimat ke dua. Yaitu kalimat kegiatan yang sedang berlangsung. Dalam kalimat ini, kita akan menggunakan kata kerja bentuk te. Masih ingat nggak pengubahan kata kerja bentuk kamus ke kata kerja bentuk te? Pengubahannya hampir sama dengan yang bentuk masu, hanya saja ini berubah menjadi bentuk te.

Oke, kita masuk ke contoh: 
① メリ さん は おんがく を きいています。
② アリ さん は ほん を よんでいます。

Hai, gampang kan?
Hehehe
Masih bingung, atau sudah mengerti?
もだい が あったら、しつもんして っくださいね!(Kalau ada masalah, tanyakan saja ya???)

Hai, おわる!
また あした。。。 



Oleh-oleh Seminar "Gebyar Aksara Sunda"

Oalaaaahhhh Guys... Makin bangga aja aku sama suku ku. 
Ya, aku memang tidak terlalu tahu dengan suku ku sendiri. Pasalnya orang tuaku saja tidak pernah menceritakanku tentang sejarah Sunda ini. Dan karena dulu aku begitu pemalas, akhirnya baca pun tak pernah. Walhasil, aku pernah di tegur sama Bapak-bapak yang kerja di Rektorat bagian Kerjasama Luar Negeri. 
"Kamu itu orang Sunda, masa nggak tahu sejarah Sunda"
Deg, betapa malunya aku waktu itu. Hahaha... Maklum lah ya, masih terlalu polos dan malas. 
Dari sana aku berpikir, gimana caranya supaya aku tahu sejarah Sunda. And ternyata kemarin ada acara Gebyar Aksara Sunda. Hmm... Kebetulan nih, kuliah tak ada dosen. Dari pada menghamburkan waktu untuk yang tidak perlu, akupun pergi sendiri ke Jatinangor Town Square untuk mengikuti acara tersebut. 
Disana, aku sendiri. Ya, gimana nggak sendiri. Orang perginya pun sendiri. hahahah.... But, no problem lah. Demi diriku apapun kan kulakukan. 
Dari bawah, nampaknya sudah ada suara yang bergeming. Akupun turun ke lantai 2, namun tak ada. Ah mungkin di lantai dasar yang kosong. Setelah dilihat, ternyata benar. Jojojojo
Tak sabar, akupun bergegas pergi kesana. Dan  langsung mendaftarkan diri...

Buseeet dah! Acaranya keren banget. Coba kalau misalnya masyarakat sundanya banyak yang tertarik, pasti lebih wow.. But, yang hadir adalah mahasiswa, guru dan dosen. Heuheuheu... Tapi tak apalah, dari pada nggak ada yang datang sama sekali. hihihi Runyam dah urusannya. 

Disela-sela istirahat, aku minta CD software Aksara Sunda pada panitia. Awalnya, dia tidak memberikanku CD tersebut. Katanya sih buat dipajang doang. Aneh, bukannya tadi boleh minta ya? pikirku. Ah, masih penasaran. Akhirnya akupun minta pada panitia lainnya. Daaaaaaaannnn.... Diberi dehhhh... ahahaha
Yeeeee... dapet aplikasinyaaaaa... Lumayan, buat belajar sedikit demi sedikit. hihihi... 

For orang Sunda, yang mau software aksara sunda bisa hubungi aku aja yaaaaa... Gratis niiiihhhh.... Demi pelestarian budaya kitaaaaaa.......

Jadi Penghuni Selasar?


"Hen, mau ikut nggak?" Kataku.

"Kemana?" Tanyanya bingung.

"Ke Jatos. Sekarang ada Gebyar Aksara Sunda, mulainya sih jam sebelas. Tapi seminarnya jam satu. gimana?"

"Seminar tentang apa?"

"Tentang aksara sunda atuh, Hen"

"Eh, boleh-boleh"
Matanya berbinar penuh semangat.

Sembari melanjukan pembicaraan, kami berjalan menuju kantin fakultas yang biasanya penuh sekali. Tapi, untunglah hari ini belum ramai. Aku dan temanku berjalan menuju jajaran makanan yang dipajang diatas meja yang panjang sekali. Seperti dikondangan, kamipun mengantri sambil melihat-lihat makanan. Alaaahhh makan apa ya hari ini? Banyak sekali makanannya. Pengen tumis tempe, tapi kayanya pedes deh. Aku kan tidak boleh makan pedes. Ya Alloh. Bingung. Pikirku. Aku terus berjalan mengikuti langkah sebelumnya. Dan tanganku pun meraih satu telor mata sapi dan sayur soup yang masih segar. 

"Hmm... Gini nih, kalau misalnya tidak jaga kesehatan. Akhirnya, makanpun harus pilih-pilih" Kataku.

"Hahaha... Makanya jaga dong" Jawab temanku.

Setelah selesai ngambil makan, kamipun duduk di meja paling depan bersebrangan dengan penjual pempek dan mie baso. Menyantap makanan sesendok demi sesendok dengan penuh nikmat. 

"Eh, Hen. Gimana? Jadi kan?" Tegasku kembali.

"Iya" Katanya

Yeah, suapan yang terakhir. Terima kasih Ya Alloh, atas segala nikmat yang telah Kau berikan.

"Ah, sekarang mau kemana?" Tanya Heni.

"Ke selasar aja deh. Sambil nunggu masuk statistik" Jawabku.

"OKe"

Seperti biasa, dalam jeda masuk kami selalu berteduh di selasa. Ya, mengapa tidak! Hotspot disana sangat kenceng eum. Mereka yang ingin akses internet secara gratis biasanya nongkrong di selasar sampai malam. Bahkan di hari libur pun mereka memilih untuk menjadi penghuni selasar. :D
Aku duduk ditengah kerumunan teman-temanku yang sedang menunggu masuk kuliah. Hampir semua dari mereka membuka laptop dan bergelut dengan dunianya masing-masing. Namun ada juga yang sedang tutorial.

uuhh, betapa ramainya selasar ini. Hingga tiba waktu sholat, mereka tak perlu pergi jauh untuk melaksanakan ibadahnya. Karena diatas telah disediakan mushola. Mereka terkadang mengikuti shalat berjamaah dengan para penghuni selasar lainnya. Sedang mereka yang non-Islam, biasanya duduk dan tetap menghormati orang-orang Islam. Bahkan ada satu orang yang paling kukagumi. Karena dia sangat menghormati agama kami. Tatkala adzan berkumandang, ia selalu saja menghentikan pembicaraan. Bahkan ketika presentasi sekalipun. Aduhai, hebat sekali dia. Jarang aku melihat ada orang yang setaat dia di kampus ini , tapi dia juga menghormati agama lainnya. -_-