It's Me!

click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Inspirasi Sekolah Hijau

dan ternyataaaaaa....
Dooooooooorrrrr!!!! GAGAL lagi pemirsa! Ahahaha
Tapi keunlah... Pasti bakal aya nu langkung sae. 

Hmm... Kecewa ada, bahkan mungkin hampir putus asa! Tapi,, tenang.. Aku bukan orang yang mudah putus asa. Sekarang gagal, nanti nggak lah! ahahaha Masa iya sih gagal terus. si gagalnya juga sudah bosan bertemu dengan aku atuhhhh... ahahaha
*MenutupiKEsihan*
Awalnya ya, memang pasti kecewa. Siapa sih orang yang tidak kecewa jika ia gagal dengan apa yang menjadi tujuannya. Tapi untunglah aku dapat pencerahan di kelas PI alias Pembangunan Internasional. 
Hmm... Seharusnya, hari ini adalah presentasi terakhir dari kelas. Namun karena kelompok terakhir lupa ngambil power point nya, dan lama menunggu. Akhirnya bapak memutuskan untuk mengisinya dengan perkenalan dari Ibu ningsih (lupa nama lengkapnya. hehe).
Sungguh, betapa menakjubkan hidupnya. 
Sedikit cerita tentang dia ya? hehe
Dia adalah seorang wanita yang menurutku sangat kuat dan tegar dalam menghadapi hidup ini. Semasa bayi, beliau sudah dibuang oleh orang tua kandungnya. Dan diurus oleh bidan (maaf lupa namanya lagi, hihihi ). Semasa kecil, ia mempunyai cita-cita untuk melanjutkan sekolah ke SMP. Namun ternyata takdir berkata lain. Kampungnya di gusur teman-teman. Dan sejak saat itu, orang tua angkatnya selalu sakit-sakitan. Bapaknya struk, ibunya jantung. Akhinya, ia memutuskan untuk bekerja. Apapun pekerjaannya selalu ia kerjakan demi mendapat uang. Kemudian, pada umur 11 tahun, beliau sudah bekerja di satu pabrik. Ia menjadi buruh. Gajinya cuma Rp. 500,-. Dan itu semua ia gunakan untuk kehidupan sehari-harinya bersama sang ema dan bapaknya,sisanya ia tabung untuk melanjutkan sekolah tahun depan. 
Suatu saat, terjadi kecelakaan di pabriknya. Pergelangan tangan temannya putus terkena mesin. Sampai darahnya berhamburan. Dan waktu itu, ia menyuruh semua karyawan untuk keluar. Karena ia takut terjadi apa-apa. Dan selanjutnya ia dimarahi oleh pemimpin pabriknya karena telah berani menyuruh semua karyawannya keluar dari pabrik. Kemudian pada saat keluar dari pabrik, ada seorang wartawan yang bertanya padanya tentang kejadian itu. Dan iapun menceritakannya. 
Dan apa yang terjadi? Esoknya ia dipanggil ke kantor kepala dan dimarahi lagi. karena perusahaannya masuk koran. Awalnya ia tersenyum saja karena masuk koran. Namun, ia menangis keras memanggil emanya karena pemimpinnya bilang "Kamu mau ditangkap polisi apa?"
Sontak iapun menangis ketakutan dan berlari ke luar. 
diluar, ternyata ia kembali lagi bertemu dengan wartawan tersebut. Namun karena pemimpinnya bilang bahwa ia akan ditangkap polisi jadi ia menghindar dari wartawan tersebut karena takut ditangkap polisi. Ia lari sekencang-kencangnya. 

***
Hmm... Sampai sini dulu ya teman, aku mau ngapalin dulu bentar. Ada UAS. Besok kita lanjut kembali. soalnya ceritanya panjang.
Tapi sangat menginspirasi.

0 komentar:

Poskan Komentar