It's Me!

click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Dissafection of Me




Aku tahu engkau pusing. Tapi setidaknya sebagai leader, bersikap bijaklah. Jangan gampang terbawa emosi. Karena dengan emosi, semuanya tidak akan menyelesaikan masalah. Yang ada, hanya kobaran api yang kan memunculkan pertikaian.
Bersikap lebih bijaklah teman!

Seandainya engkau terus bersikap seperti itu, niscaya kalian tidak akan pernah bersatu. Kalian hanya akan membawa ego kalian masing-masing.

Memang benar, pada dasarnya manusia itu egois. Tapi kalau kita hidup dalam sebuah organisasi, maka hilangkanlah ego kalian! Kemudian tanamkanlah rasa tanggung jawab kalian terhadap tugas kalian masing-masing! Jangan hanya mementingkan ego sendiri. Ingat ini acara kita semua, bukan acara satu orang saja.

Aku tahu potensi kalian itu sangat bagus, maka dari itu aku berani mengorbankan semuanya demi kalian. Demi kota kelahiranku juga. Aku tidak ingin hanya aku yang maju untuk meraih kesuksesan, tapi aku juga ingin membawa kalian untuk menjemput sebuah kesuksesan tersebut. itulah sebabnya aku berani untuk mengorbankan diriku sendiri.

Maaf, jika aku lancang telah ikut campur terhadap masalah kalian. Tapi itu semua aku lakukan hanya karena aku sayang kalian, aku ingin kalian bangkit dan aku hanya ingin mewangikan nama kota kelahiranku. Maaf, jika ternyata itu semua salah. Teman, aku tidak menginginkan sesuatu yang lebih dari kalian. Aku hanya ingin kalian kembali bangkit seperti dahulu kala. Aku hanya ingin kalian bersama berjuang untuk menjemput kesuksesan kita semua.

Dan aku hanya mampu menuliskan semuanya disini, aku tidak berani langsung bicara pada kalian hari ini karena kalian masih terbelenggu oleh emosi. Sedang aku tak mampu membendung semua rasa sayangku pada kalian. Aku tak ingin hidupku digrogoti virus yang merusak jiwa hanya karena aku membendung apa yang aku rasakan hari ini.

sebenarnya aku juga kecewa, karena sikap kalian yang seperti tidak pernah sekolah. Tata sopan santun kalian di rumah seorang kiyai mana? Apa perlu aku ajari dulu? Apa perlu aku kasih tahu dulu? Kalian kan lebih dewasa dari aku, seharusnya kalian sadar diri dong teman-teman...

Sekarang aku faham, kenapa selalu terjadi permasalah intern dalam komunitas kalian. Pertama, kalian masih mementingkan ego kalian masing-masing, hingga kalian tak bisa bersatu (kurang bekerja sama satu sama lain). Kedua, kalian masih kurang bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan pada kalian. Ketiga, tidak ada rasa saling memiliki diantara kalian. Hingga akhirnya kalian acuh tak acuh terhadap teman kalian sendiri. Tak peduli mereka sedang kesusahan dalam tugas mereka atau apapun. Keempat, sikap bijaksana yang belum tertanam pada diri kalian. Kelima, komunikasi yang buruk.  Keenam, manajemen waktu yang buruk. 

Keenam hal itulah yang menurut analisisku  membuat komunitas kalian tidak berjalan dengan baik. Namun, itu hanyalah garis besar yang aku tulis. Selebihnya silahkan kalian pikirkan sendiri.

Teman, tahukah kau? Betapa indahnya berorganisasi jika kalian sudah memiliki rasa saling memiliki, sikap bijak, tanggung jawab yang baik, manajemen waktu yang baik serta kemunikasi yang baik antar anggota.
Aku disini, berbicara seperti ini. bukan berarti aku menasihati kalian. Aku hanya ingin membagikan pengalamanku selama beberapa tahun berorganisasi yang penuh berkah serta nikmat yang begitu melimpah.

Setiap berorganisasi, aku selalu bertanggung jawab terhadap semua perbuatanku. Baik itu benar maupun salah, aku selalu mempertanggung jawabkannya. Kemudian, aku selalu melakukan semua aktivitas yang dicanangkan dalam organisasi ini dengan keikhlasan. Aku niatkan dalam diriku sendiri untuk mencari ridho Alloh serta menambah softskill kita dalam berbicara, berkreativitas, bertanggung jawab dan lain sebagainya. Selain itu, aku selalu menganggap semua orang yang berada dalam organisasiku sebagai keluargaku sendiri, hingga akhirnya kami mempunyai rasa saling memiliki hingga saling membantu dalam setiap hal apapun. Tugas yang begitu beratpun, serasa ringan karena kami tanggung bersama dengan saling membantu satu sama lain.

Selain itu, aku juga selalu menjaga komunikasi dengan anggota-anggota yang lainnya. Hingga setelah organisasi ini berakhirpun, kami selalu menganggap bahwa kami masih dalam satu atap rumah.
Dengan begitu, aku merasa hidupku lebih baik. hidupku begitu nyaman. Hidupku begitu tentram kala aku berada di antara mereka. dan rasa nikmatpun selalu kami rasakan bersama.

Maaf, atas semua hal yang telah kulakukan pada kalian. Maaaaafffff.... maaaafff banget. Aku sayang kalian!aku tidak bermaksud untuk menasihati, hanya sedikit menumpahkan kekesalan yang takut kan menjadi penyakit bagiku. Dan aku takut, waktu kan memisahkan kita dengan begitu cepat. Aku harap kalian bisa membaca semua ini, karena aku tak mampu untuk membicarakannya pada kalian tadi. Maaf ya,,, sekali lagi maaf... L
AKU SAYANG KALIAN !

0 komentar:

Poskan Komentar